Minggu, 30 November 2014

Pekerja Profesional Tetap Tajam Mental Saat Menua

Orang yang bekerja profesional lebih mungkin tajam mental saat menua. Tercatat, kompleksitas pekerjaan dan lingkungan yang menantang saat bekerja, ternyata membantu meningkatkan kemampuan memori dan kemampuan. Mengutip dailymail, ilmuwan di Edinburgh University menemukan orang-orang dengan pekerjaan mengajar atau keterampilan manajemen lebih baik dalam memori dan tes berpikir, ketika usia mencapai 70 tahun.

Para ahli mengatakan lingkungan yang lebih merangsang dapat bertindak melindungi otak dari penuaan. Sejauh ini, psikolog di Universitas Edinburgh menguji 1.066 orang untuk memori, kecepatan pemrosesan mental dan kemampuan berpikir umum. Psikolog menilai kompleksitas pekerjaan utama masing-masing peserta sesuai kamus dan panduan, yang digunakan oleh layanan ketenagakerjaan menentukan struktur dan isi pekerjaan. Menggunakan model statistik, psikolog menganalisa bagaimana pekerjaan seseorang berdampak pada hasil tes.

Psikolog memperhitungkan hasil tes kecerdasan yang diambil oleh peserta penelitian ketika berusia 11 tahun dan faktor gaya hidup, seperti pendidikan dan perampasan latar belakang dibandingkan dengan orang lain. Faktor-faktor tersebut penting karena bisa memprediksi jenis pekerjaan orang dapat mencapai.
Ditemukan bahwa peserta yang karyanya tugas seperti menganalisa data atau instruksi, mentoring dan bernegosiasi dengan orang-orang yang terlibat mendapatkan keuntungan kecil. Temuan juga menunjukkan bahwa kompleksitas peran menjelaskan tentang dua persen dari kinerja pada beberapa pemikiran dan memori tes.

Profesor James Goodwin, yang membantu mendanai proyek tersebut mengatakan, "Memahami bagaimana dan mengapa kemampuan berpikir berubah dengan usia merupakan tantangan kesehatan utama saat ini. Hubungan antara pekerjaan selama hidup dan kesehatan di kemudian hari adalah satu kompleks, sehingga temuan ini merupakan langkah awal maju dalam memahami efek dari jenis pekerjaan pada kesehatan mental pada usia yang lebih tua," terang dia.

"Semakin kita bisa mengetahui apa yang mempengaruhi penuaan kognitif, semakin baik saran yang dapat kita berikan kepada orang tentang melindungi kesehatan kognitif," imbuh dia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar