Jawabnya: 70 persen ya, yang berarti 30 persen lebih baik dibanding koran versi cetaknya. Parah yang dimaksud adalah sembarangan dalam menulis nama orang atau tempat. Di antara 5 berita dari berbagai topik, 1 atau 2 mengandung kesalahan pengetikan. Sebagai situs berita, keakuratan sangat penting dan dibutuhkan pembacanya. Sangat disayangkan, virus “salah ketik” koran Republika juga ditularkan ke situsnya. Berikut beberapa contoh kekeliruannya:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar